Powered By Blogger

Jumat, 19 November 2010

Pablo Frances Belum Hadir


Striker Persib asal Argentina, Pablo Alejandro Frances hingga sesi latihan Jumat (19/11) pagi di Stadion Siliwangi Bandung belum terlihat bergabung dengan rekan-rekannya. Dengan demikian sesi latihan pagi, jumlah pemain yang hadir tetap 16 orang. Asisten Pelatih Robby Darwis mengatakan, sesuai dengan toleransi tiga hari yang diberikan manajemen tim, Pablo mestinya sudah bergabung dalam sesi latihan Kamis kemarin.

Soal keterlambatan mantan pemain Persijap Jepara yang meminta izin menjemput keluarga dari negaranya itu, Robby mengaku tidak tahu secara pasti penyebabnya. "Saya belum dapat info alasan kenapa Pablo belum datang," kata Robby. Akibat keterlambatannya itu, Pablo bisa saja mendapatkan teguran dari manajemen tim yang sudah bertekad menegakkan disiplin bagi seluruh anggota skuadnya. Sementara itu, seluruh pemain Persib akan kembali menjalani sesi latihan sore di Stadion Siliwangi mulai pukul 16.00 wib.**

Persib U-21 Tetapkan 30 Pemain


Setelah melakukan proses seleksi selama tiga hari, 16-18 November 2010, atas rekomendasi dari seluruh anggota tim pelatih, manajemen tim Persib Bandung U-21 akhirnya menetapkan 30 pemain sebagai anggota skuadnya yang akan disiapkan menghadapi Liga Super Indonesia (LSI) U-21 2010-2011, Januari mendatang. Ke-30 nama pemain tersebut sudah termasuk 7 pemain Persib U-21 musim lalu yang terpilih menjadi anggota skuad tim sepak bola Jawa Barat yang disiapkan menghadapi babak kualifikasi PON 2012 mendatang.

"Setelah menyelesaikan seluruh proses seleksi, kita menetapkan 30 nama pemain yang terpilih. Meskipun demikian, hingga menjelang batas pendaftaran pemain, kita akan tetap memberlakukan promosi dan degradasi. Jadi, pemain yang sudah terpilih belum seratus persen aman. Sebab, mereka bisa dicoret jika dalam masa persiapan penampilannya tidak bagus," papar Manajer Persib U-21, Edi Djukardi di Mes Persib, Jln. A. Yani Bandung, Kamis (18/11).

Pelatih Persib U-21, Asep Sumantri mengatakan, selain 30 pemain yang terjaring dari seleksi hari sebelumnya, pada Kamis (18/11), dia memberikan kesempatan kepada 12 pemain dari luar kota Bandung untuk mengikuti seleksi. "Pemain dari luar kota itu bahkan ada yang dari Wamena. Namun, karena kualitas mereka tidak lebih bagus dari pemain yang sudah ada, kami memutuskan untuk mencoretnya lagi," ujar Asep.***

30 Pemain Persib U-21 Terpilih

Penjaga Gawang: Rizky Bagja, M. Natshir (UNI), Hilman Firdaus (Angkasa), Zega Pranata, Jajang Guruh P. (IPI-GS) Belakang: Asep Amung, M. Arozi, Suparta Dinata (UNI), Sona Indra, Imanuddin (Palber), Ridwan Aditya (Bina Pakuan), Agil Pramono (IPI-GS), Irfan S., Indra Leshari (Saswco), Wahyudin (Sindos), Anggi Indra Permana (Setia). Tengah: M. Ramdhan (PR), Dippi Yogaswara, Imam Syafei (IPI-GS), Supriyadi (Palber), Suhandi, Budiawan (UNI), Ana Supriatna (Jatira), Markus Avif, Sofyan Nugraha (Bina Pakuan). Depan: Rudyana (Bina Pakuan), Erwin Ramdhani (UNI), Hafidin (IPI-GS), Rudi Geofani (Saswco), Rully Muhammad (Jatira).

Sakit, Hariono Dipulangkan


Karena sakit, Hariono tidak termasuk dalam daftar rombongan pemain tim nasional Indonesia yang diboyong ke Palembang untuk menghadapi pertandingan persahabatan internasional melawan Timor Leste, Minggu (21/11) mendatang. Oleh Pelatih Alfred Riedl, Hariono untuk sementara dipulangkan ke Bandung untuk beristirahat. Kabar tersebut dibenarkan pemain Persib lainnya di tim nasional, Nova Arianto. "Hariono tidak ikut ke Palembang, soalnya sakit. Jadi sementara dipulangkan dulu," kata Nova yang dihubungi Kamis (18/11) malam.

Keberadaan Hariono di Bandung juga dibenarkan oleh dokter tim Persib, dr. Rafi Ghani. "Ya, Hariono memang dipulangkan dan sekarang sudah ada dan beristirahat di mes," kata Rafi usai sesi latihan sore di Kiaracondong Center Bandung. Dengan dipulangkannya Hariono, pemain Persib yang bertahan di timnas Indonesia tinggal lima orang, yaitu Markus Haris Maulana, Maman Abdurahman, Nova Arianto, Eka Ramdani, dan Cristian Gonzalez. ***

Sulit Lapangan, Latihan di Tempat Futsal


Para pemain Persib terpaksa harus berlatih di lapangan futsal Soccer Coop Kiaracondong Center pada sesi latihan sore, Kamis (18/11). Latihan yang akan dimulai pukul 16.00 WIB ini dilakukan karena Stadion Siliwangi dan Stadion UPI digunakan pemiliknya. "Kita tidak punya pilihan lain, kecuali latihan di Kiaracondong. Selain karena Siliwangi dan UPI dipakai, ini juga sebagai antisipasi hujan pada sore hari," kata Asisten Pelatih Persib, Robby Darwis.

Sebagaimana sudah diprogramkan, pada sesi latihan sore, tim pelatih Persib fokus untuk latihan teknik. Agar hasil latihan bisa efektif, dibutuhkan lapangan cukup bagus. Sementara itu, sebagai bagian dari program peningkatan fisik, pada pagi hari Atep dan kawan-kawan berlatih kebugaran di Pusat Kebugaran Batununggal Indah.***

Isnan," Latihan Sangat Menguras Stamina"


Bek kiri Isnan Ali mengakui materi latihan dua hari setelah libur panjang cukup berat. Pada pagi hari, pemain secara khusus menjalani latihan fisik, sedangkan sore harinya fokus pada kontrol bola, tetapi harus terus bergerak. Namun, semua pemain bisa menikmati program latihan tersebut. "Meski stamina terkuras, kami berusaha untuk berlatih maksimal sesuai dengan keinginan pelatih. Tidak ada masalah dengan latihan yang cukup berat di sore hari ini. Semua pemain 'enjoy'," kata Isnan, usai latihan sore di Stadion Persib Bandung, Selasa (16/11).

Hal senada diungkapkan Jejen Zaenal Abidin. Menurut dia, latihan seperti ini untuk meningkatkan kemampuan fisik pemain. Latihan juga banyak variasinya sehingga membuat pemain bisa mengikuti dengan penuh konsentrasi. "Tadi berlatih 'passing' dan banyak variasinya. Itu bagus untuk membangun kekompakkan tim ketika bermain. Program ini sangat berguna bagi kami untuk bisa lebih mengetahui karakter masing-masing pemain. Misalnya, seperti apa bola umpan yang diinginkan atau kebiasan posisi ketika akan memberi atau menerima bola," ujarnya.


Pelatih Jovo Cuckovic mengatakan, para pemain masih belum bisa konsentrasi penuh. Bisa jadi mereka masih kelelahan, sehingga belum bisa maksimal dalam mengikuti latihan sore. Hampir semua pemain belum bisa menerima dan memberikan umpan dengan baik. "Itu bisa dilihat dari posisi mereka. Saya sudah berusaha memberi tahu apa yang seharusnya mereka lakukan, kita lihat saja nanti hasil latihannya di pertandingan nanti," kata Jovo.

Pada latihan ini, Jovo kembali mengasah kemampuan dasar pemain. Latihan meliputi memberikan bola secara langsung, mengumpan dan menerima bola dengan kondisi terjaga lawan, menerima umpan secara langsung. Kemudian, menerima umpan dengan kontrol bola satu dua sentuhan, umpan bola dengan sundulan, belajar memposisikan diri untuk memberi dan menerima umpan dari kawan, menghalau dan memotong bola dari sodoran bola yang dilakukan lawan. Tidak seperti latihan umpan-umpan pendek biasanya, mekanisme untuk melakukan umpan pada latihan kali ini dibarengi dengan kawalan pemain lawan untuk membuat konsentrasi pemberian umpan menjadi buyar.

Pelatih memisahkan pemain menjadi tiga tim dengan menggunakan rompi sebagai pembeda. Adapun pemain yang menggunakan rompi kuning dan hijau diawal latihan dalah (kuning) Wildansyah, Siswanto, Rendi Saputra, R. Afandi. (Rompi hijau) Munadi, Yudi Khoerudin, Dias Angga, M. Agung, sedangkan yang tidak menggunakan rompi adalah Isnan ali, Siswanto, Jejen Zaenal, Airlangga, dan Hilton Moreira. ***

Airlangga, "Kurban Pertama Bersama Keluarga"


Striker Airlangga Sutjipto melaksanakan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1431 H, Rabu (17/11). Kurban pada 2010 ini adalah momentum yang spesial bagi Airlangga dan istri tercinta Agnes Lestari, karena baru kali pertama pasangan tersebut melaksanakan kurban setelah berkeluarga. Sebelum melaksanakan penyembelihan hewan kurban, Airlangga yang melaksanakan ibadah salat idul Adha di pelataran ruko depan kediamannya jalan Siliwangi Bandung ini punya kebiasaan berkumpul bersama keluarga untuk bersilahturahmi terlebih dahulu. Siapa sangka, hampir setiap rumah yang berdekatan dengannya dibilangan Babakan Siliwangi tersebut adalah sanak saudara dari sang istri.

Menurut Agnes, hewan kurban sengaja disembelih di pekarangan samping rumah dan tidak dibawa ke masjid setempat. Hal itu sudah menjadi kebiasaan atau tradisi keluarga mereka. "Setiap tahun kami selalu menyembelih hewan kurban. Alhamdulillah tahun ini dan tahun kemarin ada sapi, dua tahun kemarin hanya beberapa domba saja," ujarnya.

Meski hewan kurban tersebut disembelih pihak keluarga, dagingnya tetap didistribusikan bagi yang lebih membutuhkan. "Biasanya dibagikan kepada warga sekitar, dan kepada yang lebih membutuhkan yang bertempat tinggal tidak jauh dari sini," ujar Agnes, yang tidak mau mendekati dan melihat proses penyembelihan hewan kurban karena merasa takut.

Menurut penuturan Ronggo, sapaan akrab Airlangga, berkurban sapi atas nama dirinya beserta istri dan keluarga, adalah satu ungkapan rasa bersyukur
terhadap rezeki yang dilimpahkan Allah kepada mereka. "Alhamdulillah, semoga tahun ini menjadi berkah untuk kami sekeluarga," ujarnya. Selain berkurban, Ronggo beserta istri pun turut prihatin dan ikut menyumbang kepada masyarakat korban bencana di Mentawai dan daerah sekitar Gunung Merapi.

"Kami berharap masyarakat yang tertimpa musibah bisa diberi kesabaran dan ketabahan oleh Allah SWT. Ini adalah ujian bagi mereka juga, peringatan
bagi kami yang tidak terkena imbas bencana alam tersebut. Kami selalu berharap dan berdoa semoga keadaan akan cepat kembali menjadi baik bahkan lebih baik lagi," ujarnya. ***

Meningkatkan Kekuatan Otot


Para pemain mulai melakukan latihan berat. Pada latihan hari kedua pascalibur 12 hari, Atep dkk. menjalani latihan fitness di tempat kebugaran Kompleks Batununggal Indah Bandung, Selasa (16/11) pagi. Menurut pelatih fisik Entang Hermanu, latihan fitness berguna untuk mengetahui kekuatan, daya tahan, meningkatkan refleks otot pemain dalam menerima rangsangan. Latihan ini akan dilakukan secara bertahap agar otot pemain dapat menyesuaikan dengan tingkat beban yang diberikan. Pada masa persiapan sebelum kompetisi Liga Super Indonesia 2010-2011 tidak melakukan latihan seperti ini secara terprogram seperti sekarang. "Latihan akan dilakukan seminggu dua kali," kata Entang.


Pada latihan ini, para pemain diharuskan melakukan beberapa tahapan seperti "sit up", "back press", latihan otot tungkai, dll. Selain oleh Entang, latihan dibimbing instruktur dari Batununggal Fitness Centre. Para pemain secara bergiliran melaksanakan tahapan tersebut. Latihan dimulai pukul 8.00 dan berakhir pukul 10.00 WIB. Pablo Frances belum ikut latihan dan sudah meminta izin karena pulang ke Argentina. Sementara delapan pemain sedang mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia dan Singapura.

Entang berharap agar latihan ini menuai hasil maksimal, para pemain dapat menjaga kondisi dengan baik seperti istirahat yang cukup, makan dengan gizi yang baik. Hal itu pada akhirnya bisa membuat pemain dapat bermain dengan penuh percaya diri. ***